Sesaat saya teringat akan sebuah iklan rokok yang marak diputar di beberapa stasiusn televisi swasta indonesia saat ini. Tepatnya iklan gudang garam, sebuah perusahan legendaris yang pemilik perusahaaannya termasuk 10 besar orang terkaya di Indonesia. wow…..
dalam beberapa versi, iklan ini memunculkan beberapa komentar mengenai “bagaimanakah pandangan orang tentang perbedaan seorang cowo dengan seorang pria”. Ada yang bilang cowo itu hidup hanya untuk hari ini saja, hidupnya tidak terencana, bahkan sempat juga dinyatakan bahwa kebanyakan cowo itu mengidamkan badan bagus, six pack dan lain-lain. Di sisi lain, pria dikatakan merupakan laki-laki idaman, pintar, dewasa, memiliki visi kedepan, sangat cocok untuk dijadikan pasangan hidup oleh wanita yang konon sifat-sifat seperti ini mendekati kesempurnaan.
Kembali ke pernyataan klasik tersangkut hal tersebut, “penilaian itu relatif“. Nah, jika memang penilaian itu relatif, sepertinya kurang pas rasanya mengelompokkan sifat-sifat laki-laki kedalam kategori tertentu seperti cowo atau pria. Toh dimata wanita yang berbeda, satu orang laki-laki itu bisa memperoleh penilaian yang sama. Tapi bagaimana persisnya, jangan tanya saya, saya bukan wanita.
Kalau pendapat saya si, tidak ada salahnya melihat sesuatu yang tersirat dari seorang laki-laki, gimana kata pepatah,
USAH DIAROK KATAMPAK PUTIAK DALAM BUNGO KALAU BUKAN MATO BATIN NAN BAMAIAN
. Baru mengkategorikan apakah dia cowo atau pria sebagaimana yang disebutkan dalam iklan tersebut. Namun pada kenyataannya, mereka hanya melihat luarnya saja…bagaimana lagi, bukan salah mereka…
Jadi gimana? Cowo atau Pria?? atau Laki-Laki???